Maraknya Penipuan, Berikut Cara Hindari Penipuan Pinjaman Online

Kenali Ciri-Cirinya untuk Minimalisir Penipuan Pinjaman Dana Online

Dewasa ini, di tengah kemajuan teknologi yang sangat pesat, kejahatan sosial pun semakin meningkat. Kini sudah banyak penipuan berkedok pinjaman dana online yang tentunya sangat meresahkan masyarakat. Apa sebenarnya pinjaman dana online itu? Pinjaman dana online adalah salah satu fasilitas yang bisa Anda nikmati yang disediakan oleh sebuah perusahaan FinTech atau Financial technology. Anda bisa melakukan pinjaman secara online dengan cukup mudah dan cepat cair. Namun, banyak pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menggunakan kesempatan tersebut untuk menyukseskan rencananya. Lalu bagaimana cara minimalisir penipuan pinjaman dana online? Berikut adalah ciri-ciri penipuan pinjaman online yang perlu Anda kenali untuk meminimalisir kejahatan sosial yang meresahkan masyarakat tersebut.

Apakah Anda merasa dikejar-kejar Kreditur?

Ketika hendak melakukan pinjaman dana online, tentu Anda akan menghubungi lembaga atau Kreditur terlebih dahulu. Pada tahap inilah Anda harus mengenali bagaimana sikap Kreditur kepada Anda. Salah satu ciri penipuan pinjaman dana online yang wajib Anda ingat adalah sikap Kreditur yang cenderung memaksa tanpa menjelaskan detail proses pinjamannya. Apabila Anda merasa dikejar-kejar oleh Kreditur dengan berbagai tawaran dan iming-iming bonus pinjaman yang menggiurkan, Anda perlu waspada. Boleh jadi, hal tersebut merupakan modus penipuan melalui pinjaman dana online.

Apakah informasi yang diberikan akurat?

Informasi yang dimaksud dalam poin ini adalah informasi pinjaman yang diunggah dalam situs website, mulai dari fasilitas, persyaratan, hingga proses peminjamannya. Informasi yang detail memang penting untuk Anda dapatkan. Akan tetapi, lain halnya dengan informasi yang terkesan dilebih-lebihkan dan tidak masuk akal. Hal ini perlu Anda waspadai. 

Sebagai peminjam yang bijak, Anda perlu mencermati terlebih dahulu fasilitas dan keuntungan apa saja yang mereka berikan untuk Anda. Apakah menurut Anda masuk akal? Jika memang dirasa tawaran tersebut sangat tidak masuk akal, lebih baik Anda menolak tawaran tersebut untuk meminimalisir kerugian Anda. 

Selain informasi peminjaman, Anda juga bisa melakukan pengecekan informasi lembaga atau situs online tersebut. Meskipun bekerja secara online, jika merupakan lembaga penyedia layanan peminjaman dana resmi mereka tentu memiliki kantor fisik. Lakukan pengecekan terhadap alamat fisik lembaga tersebut dan lacaklah apakah lembaga tersebut sudah terdaftar di OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Jangan sampai Anda tergiur dengan berbagai tawarannya, tanpa melihat keakuratan informasinya.

Apakah Kreditur mengabaikan jejak kredit Anda?

Ketika Anda menemukan lembaga yang tidak melakukan pengecekan terhadap riwayat pinjaman Anda, sebaiknya Anda lebih berhati-hati. Banyak modus penipuan pinjaman dana online dengan memberikan akses yang mudah untuk debiturnya, salah satunya dengan tidak membebani debitur dengan riwayat pinjamannya. 

Umumnya, sebuah lembaga penyedia jasa pinjaman dana akan melakukan pengecekan terhadap riwayat pinjaman calon debiturnya. Pengecekan tersebut merupakan salah satu faktor diterima atau ditolaknya pinjaman yang Anda Ajukan. Tiap lembaga penyedia jasa akan melakukan pengecekan dengan cara mengakses SID atau Sistem Informasi Debitur yang sudah tercatat di Bank Indonesia (BI) untuk mengetahui apakah calon debiturnya memiliki riwayat peminjaman yang buruk atau tidak. Dengan demikian, pengecekan merupakan alur yang tidak akan dilewatkan oleh penyedia jasa resmi.

Apakah Kreditur meminta data Anda secara berlebihan?

Melengkapi data pribadi memang penting dalam sistem transaksi pinjaman dana, baik secara online maupun konvensional. Akan tetapi apabila data yang diminta berlebihan, Anda perlu waspada. Biasanya, Kreditur akan menanyakan identitas kependudukan, nomor telepon, dan e-mail. Lalu identitas seperti apa yang dibutuhkan kreditur untuk modus penipuan? Nah, pertanyaan data diri yang tidak wajar adalah ketika kreditur mulai menanyakan PIN dan password Anda. Meskipun mereka berasalah sebagai kelengkapan data debitur, rasanya tidak masuk akal jika Anda harus mencantumkan PIN dan password. Mengingat saat pembuatan PIN dan password pun kita juga sudah tahu jika keduanya bersifat sangat pribadi dan rahasia. Jadi, Anda perlu berhati-hati atau lebih baik segera tolak tawaran yang mereka berikan, sebelum Anda semakin terjerat dengan modus penipuannya yang akan menyulitkan Anda nantinya.

Apakah Kreditur meminta uang muka?

Ciri-ciri penipuan yang kelima adalah meminta uang muka yang cukup besar sebagai syarat administrasi dan pencairan yang cepat. Nah, apabila Anda menjumpai kreditur yang demikian, sebaiknya Anda menghindarinya karena hal ini sudah jelas sebagai modus penipuan. 

Umumnya, Anda memang dikenakan biaya administrasi. Namun jumlahnya tidak besar, hanya sebatas mengganti uang materai. Jadi, sudah bisa dipastikan, jika Kreditur meminta sejumlah uang dengan nominal yang besar Anda harus menolaknya sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir penipuan pinjaman dana online ini. 

Apakah ada tanda-tanda yang mencurigakan?

Selain kelima ciri di atas, salah satu ciri yang perlu Anda waspadai adalah apabila Anda menerima penawaran melalui telepon, sms, atau pun e-mail yang tidak mencantumkan data yang valid. Kejadian ini bisa saja modus penipuan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Umumnya, lembaga resmi akan menghubungi Anda melalui nomor telepon dan email kantor. 

Lalu, pernahkah Anda berpikir dari mana mereka mendapatkan nomor telepon dan e-mail Anda? Sebenarnya, tanpa Anda sadari, ketika Anda mengunggah data Anda di sebuah website yang tidak jelas keamanan atau enskripsinya data Anda pun dapat dilacak dan dapat disalahgunakan ataupun menjadi incaran para oknum tidak bertanggung jawab. Maka dari itu, ketika Anda mencari situs penyedia pinjaman online pun harus ekstra hati-hati. Anda juga perlu mengetahui apakah situs tersebut aman untuk Anda.

Nah, keenam ciri penipuan di atas dapat Anda gunakan untuk mengenali dan minimalisir penipuan pinjaman dana online. Jika Anda masih ragu dan takut untuk meminjam dana online, Anda tidak akan merasa ragu jika Anda mengunjungi CekAja.com sebagai salah satu penyedia jasa pinjaman dana online yang aman dan terpercaya. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi https://www.cekaja.com/kredit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *